KALKULATOR SELLER

Kalkulator Margin

Margin dan markup memakai pembagi yang berbeda. Bandingkan keduanya supaya target keuntungan tidak salah dihitung.

Masukkan angka Anda

Perhitungan otomatis

Format rupiah: 100.000 atau 100000. Desimal: koma. Semua kolom wajib diisi; gunakan 0 jika tidak ada biaya.

Dalam rupiah Indonesia.
Masukkan HPP saja untuk margin kotor, atau seluruh biaya untuk margin setelah biaya.

Angka Anda hanya diproses di browser ini.

HASIL PERHITUNGAN

Margin keuntungan

Menyiapkan perhitungan…

Keuntungan per produk
Markup atas biaya
Harga jual
Total biaya

Berdasarkan input Anda. Nilai awal adalah contoh.

✓ Ubah input untuk membandingkan skenario.

Biaya nol menghasilkan margin 100% pada harga jual positif, tetapi markup tidak tersedia. Harga jual nol tidak dapat digunakan untuk menghitung margin.

PAHAMI HITUNGANNYA

Rumus yang digunakan

Margin = (harga jual − biaya) ÷ harga jual × 100%
Markup = (harga jual − biaya) ÷ biaya × 100%

Margin mengukur porsi keuntungan dalam penjualan. Markup mengukur tambahan harga di atas biaya. Jenis margin yang dihasilkan bergantung pada biaya yang Anda masukkan.

COBA DENGAN ANGKA NYATA

Contoh perhitungan

Harga jual Rp100.000 dan biaya Rp60.000 menghasilkan keuntungan Rp40.000. Marginnya 40%, sedangkan markup-nya 66,67%. Menambahkan markup 40% ke biaya tidak sama dengan memperoleh margin 40%.

Angka pada formulir menggunakan contoh ini. Ubah sesuai kondisi usaha Anda.

TANYA JAWAB

Masih penasaran?

Beberapa hal yang perlu diketahui sebelum menghitung.

Mengapa margin berbeda dari markup?

Margin membagi keuntungan dengan harga jual, sedangkan markup membaginya dengan biaya. Karena pembaginya berbeda, persentasenya juga berbeda.

Apakah biaya marketplace perlu dimasukkan?

Ya, jika Anda ingin margin setelah fee. Tambahkan nominal fee beserta biaya lain ke total biaya per produk.

Apakah margin dapat negatif?

Ya. Margin negatif muncul saat biaya lebih besar dari harga jual dan menunjukkan kerugian per produk.